Daerah

 
Laporan  :  Harpan Aziz Ahmad
Seperti tahun-tehuan sebelumnya, tanggal 31 Desember, penghujung tahun 2011 pun, adalah tanggal yang ditunggu-tunggu halayak ramai. Berbagai acara mereka rancang sedemikian rupa untuk menyambut malam pergantian tahun.

Berbeda halnya dengan Jema’at Ahmadiyah, diberbagai wilayah, acara pergantian tahun justru dijadikan ajang kegiatan tarbiyat, silaturahmi bahkan da’wah. Jema’at Wilayah Jambi pun demikian, pada tanggal 31 Desember 2011 samapai 01 Januari 2012 yang baru lalu, telah menyelenggarakan acara pertemuan tarbiyat wilayah, yang mengambil lokasi di Jema’at Mersam.

Dalam acara yang berlangsung selama 1 hari 1 malam tersebut, diisi dengan serangkaian kegiatan yaitu, Pertemuan Khuddam, Muawanah LI, Waqf-e-Nou, dan sekaligus acara pelepasan Mubwil Jambi, Mln. Dudi Abdul Hamid yang akan segera melaksanaan pindah tugas ke Pontianak – Kalbar.

Dengan karunia Allah, acara berjalan dengan sucses, dari wajah-wajah para peserta terpancar kegembiraan. Betapa tidak ? Suasana yang ramai-meriah namun penuh damai dalam kebersamaan membuat mereka sangat terhibur. Di tengah area seluas lebih-kurang 2 Ha, dikelilingi oleh sungai dan rimbunnya pepohonan kebun salak, dan satu hal yang menjadi pusat perhatian para peserta adalah “Mushola Unik” milik salah seorang anggota Jema’at Mersam – Jambi, Bapak Suryana, dengan sangat indah berlayar di atas kolam, bak Bahtera Nuh. Di Musholla unik berbentuk bahtera itulah seluruh kegiatan berlansung.

Acara ini memberi kesan tersendiri, khususnya bagi para anggota Jema’at dari Muara Bungo, karena acara ini adalah merupakan acara yang pertama kali dimana para anggota Jema’at se-wilayah Jambi bertemu, walaupun harus menempuh jarak selama 3 sampai 4 jam, dengan kondisi jalan yang berliku dan sedikit rusak untuk sampai ke lokasi acara, namun dengan penuh antusias perjalanan yang panjang dan melelahkan pun terasa menyenangan. (wzindegi-ina/ns/11/01/02).

 Pepaya Kalifornia Organik

Sebuah pilot project perkebunan “papaya kalifornia organic” saat ini tengah dirintis oleh  sekelompok petani Ahmadi di bawah arahan Sekretaris Sanat wa Tijarot Jema’at Ahmadiyah Yogyakarta, Ir. H. Damar Harjotirto.
Project ini digarap diatas lahan tanah milik Jema’at seluas 5000 m2 ( ½ ha ) terletak di Dusun Tejo, Desa Pucang Anom, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Sebanyak 200 bibit pohon telah mulai ditanam pada awal Januari 2012 ini sebagai tahap awal.
Untuk kebutuhan benih serta pemasaran hasil produksinya, pelaksanaan project ini  bekerjasama dengan sebuah Induk  Petani Plasma Kabupaten Sleman, demikian tutur Bapak Damar Harjotirto ketika dikonfirmasi.
Jenis parietas “papaya kaifornia”  tengah menjadi salah-satu primadona para petani pada sa’at ini, khususnya di beberapa daerah di Jawa Tengah dan DIY. Diharapkan, pilot project rintisan Sekretaris Sanat wa Tijarot Jema’at Ahmadiyah Yogyakarta ini dapat mengangkat perekonomian para petani Ahmadi, khususnya di Gunung Kidul. Semoga sucses. ( Sumber : Ir. H. Damar Harjotirto. Penulis : Nanang, 7 Januari 2012 )

Seminar dan Bhakti Sosial Buah Raftah Yogyakarta
Laporan: Abu Anis

 
Dua kegiatan penting, memadati aktivitas Raftah , sebagai buah komunikasi social para Pengurus dan anggota JAI Yogyakarta, berlangsung November 2011 yang lalu. Seminar Lintas Agama di Universitas Atmajaya dan Pengobatan Homeopathy di Gunung Pring, dirangkum singkat namun padat oleh Mubaligh DIY- berdarah Banten- yang juga lama bertugas di Makasar dan Kalimantan itu.(Red)

Narasumber pada Seminar Lintas Agama di UAJ Yogyakarta
Pada hari Rabu, 16 Nopember 2011 Lembaga Belajar Mahasis (LBM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta telah menyelenggarakan sebuah Seminar Lintas Agama dengan Tema "Keharmonisan Dimulai dari Saling Menghargai". Dalam Seminar ini hadir di undang 3 narasumber yaitu, DR. Martinus Sardi dari Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Yudhit Lim, MA. dari Universitas Satya Wacana Salatiga dan Nanang Sanusi, Muballigh Jema'at Ahmadiyah Indonesia Wilayah DIY. 

Pada kesempatan ini Mln.Nanang Sanusi telah memaparkan materi seputar "Persekusi terhadap Ahmadiyah, Penyebabnya dan Solusi Hidup Harmoni". Para hadirin peserta Seminar yang memenuhi ruang Audisi UAJY tempat diselenggarakannya Seminar ini, yang berjumlah sekitar 200 orang yang kebanyakan para Mahasiswa, sangat antusias mengikuti acara. Cukup banyak pertanyaan diajukan pada sesi tanya-jawab, termasuk pertanyaan seputar kisruh Ahmadiyah di Indonesia.

Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy

 
Sebagai salah satu buah dari kegiatan Rabtah yang selama ini diupayakan, Jema'at Yogyakarta bekerja sama dengan Komunitas Masyarakat Gunung Pring, telah menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy di Desa Gunung Pring - Muntilan - Magelang. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Minggu, 26-27 Nopember 2011 bertempat di Gedung Serbaguna Desa Gunung Pring. 

Masyarakat nampak begitu antusias dalam menyambut dan memanfaatkan kegiatan ini, tidak hanya masyarakat penduduk Desa Gunung Pring, tetapi juga masyarakat penduduk dari Desa tetangga pun turut datang berbondong-bondong untuk berobat. Pada hari pertama kegiatan, Tim agak kewalahan dan sedikit panik karena kegiatan baru berlangsung sampai pukul 01.00 siang persediaan globul sudah hampir habis. 

Alhamdulillah, masalah dapat segera diatasi dengan adanya kiriman tambahan globul pesanan yang segera tiba, dan sampai sore hari terakhir, minggu, 27/11/11, telah berhasil dilayani sebanyak 470 orang pasien. Penyelenggaraan kegiatan ini didukung pula oleh 5 orang tenaga Homepath dari DHN Pusat,yaitu, Dr. Acha, Ir. Elon, Ibu Nurbaeti, Ibu Ani Anwar dan Mba Alin Maemunatunisa, di tambah dengan tenaga Homepath dari Surabaya, Pak Bambang Sutarto, yang juga turut bergabung mendukung kegiatan ini. 

Bapak Kepala Desa dan Tokoh-Tokoh masyarakat Gung Pring menyampaikan ucapan terimasih atas atas terselenggaranya Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy ini, yang menurut beliau-beliau begitu berkesan, dan mengaharapkan kegiatan ini tidak dilaksanakan hanya kali ini saja, tetapi juga di masa yang akan datang. Mohon do'a semoga kegiatan tersebut diberkati Allah SWT dan benar-benar memberi manfa'at.(ns/kk)